Menu

KM. Singa Laut yang Hilang Kontak Ditemukan Dengan Selamat

  Dibaca : 132 kali
KM. Singa Laut yang Hilang Kontak Ditemukan Dengan Selamat
KM Singa Laut yang ditemukan nelayan dari Kabupaten Bintan dan sedang ditarik menuju Kalimatan Barat

AnambasPos.co.id – KM. Singa Laut yang membawa ikan dari Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) menuju Pemangkat, Kalimatan Barat dikabarkan hilang kontak pada tanggal 5 Juni 2021 lalu saat ini telah ditemukan dengan keadaan selamat.

Kapal Motor dengan muatan ikan hasil tangkapan para nelayan Tarempa yang dinakhodai Arifin beserta empat orang Anak Buah Kapal (ABK) tersebut sempat terombang-ambing dilaut selama tiga hari dengan harapan ada tim penyelamat yang akan menolong.

Dilansir dari Zonasidik.com, seluruh ABK dan Nakhoda saat ini sedang ditarik oleh nelayan dari Kabupaten Bintan yang yang mencari ikan ditempat mereka mengalami musibah untuk dibawa menuju gudang penampungan ikan dimana biasa mereka mengatarkan hasil tangkapan yang mereka tampung di Tarempa.

“Alhamdulillah kami dalam keadaan selamat dan sehat, sekitar setengah jam lagi kami sampai di gudang toke (Bos),” kata Arifin selaku nahkoda KM. Singa Laut melalui sambungan telepon genggam miliknya. Rabu (09/06/2021) pagi.

Arifin menceritakan kejadian yang menimpa dirinya berawal dari adanya kerusakan pada bagian alat mesin (stater) hingga mesin tidak bisa dihidupkan kembali. “Stater mesin rusak, sekitar empat hari dengan hari ini,” terangnya saat masih dalam perjalanan.

Saat mengalami kerusakan mesin di laut, dirinya sempat bertemu dengan kapal motor nelayan Kijang Kabupaten Bintan lainnya. Ketika itu, mereka meminta upah jasa penarikan kapal arifin dengan jumlah biaya diluar jangkauan dirinya. minyak solar 7 drum dan uang 25 juta untuk membatu.

“Saat itu mereka minta upah jasa berupa minyak solar 7 drum dan uang 25 juta untuk membatu, saya bilang kita berunding jika kita telah sampai ditujuan saja, karena itu jumlahnya sangat besar dan saya belum berani untuk memutuskan. karena saya tidak ada uang dan jika saya setuju, belum tentu toke saya mau membayar,” ungkap Arifin.

Dikarenakan tidak mendapatkan keputusan dari Arifin, Nelayan tersebut meninggalkan mereka. “Jadi katanya, kalau saya tidak mau, ia udah kami tinggalkan, dan akhirnya kami ditinggalkan dalam keadaan rusak mesin,” sambung Arifin yang juga mengaku tidak membawa alat komunikasi radio karena rusak.

Diketahui, saat ini Arifin bersama empat Anak Buah Kapal (ABK) serta anak kandungnya satu orang yang masih kecil ikut dalam perjalanan tersebut dalam keadaan sehat.

Editor : Slamet.

 

Editor:
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Topik Terhangat

    banner 300600

    Kunjungan

    • 0
    • 0
    • 3
    • 92
    • 2
    • 0

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional